Panduan Tips Pergi Liburan Ke Banda Neira

Banda Neira merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah. Topografi pulau ini cenderung datar, sehingga memungkinkan didirikannya kota kecil. Pulau Banda Neira memiliki kantor pemerintahan, toko, dermaga, dan bandara.

Banda Neira adalah satu-satunya kota di kepuluan ini yang terletak di Pulau Neira di mana terdapat juga pelabuhan udara. Banda Neira merupakan titik awal yang bagus bagi wisatawan yang akan melakukan eksplorasi di kepulauan Banda. Pada masa lalu Banda Neira merupakan kota kolonial yang sibuk dan memiliki rumah-rumah besar (mansion) yang dihuni pendatang dari Eropa.

Kepulauan Banda pun di daftarkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2005.

Ada yang mau liburan ke Bandaneira via @anoo_13
Ada yang mau liburan ke Bandaneira via @anoo_13

Wilayah Utama Banda Neira

Secara administratif, Banda Neira terbagi dalam 6 desa;

  • Dwiwarna
  • Kampung Baru
  • Merdeka
  • Nusantara
  • Rajawali
  • Tanah Rata
 

Sejarah Banda Neira

Banda Neira pernah menjadi pusat perdagangan pala dan fuli dunia, karena Kepulauan Banda merupakan satu-satunya sumber rempah-rempah yang bernilai tinggi hingga pertengahan abad ke-19. Kota modernnya didirikan oleh anggota VOC, yang membantai penduduk Banda untuk mendapatkan sumber palanya pada tahun 1621 dan membawa yang tersisa ke Batavia (kini Jakarta) untuk dijadikan budak.

VOC kala itu turut membangun kota Banda Neira dengan mendirikan bangunan istana bernama Istana Mini Neira. Istana tersebut kala itu berfungsi sebagai tempat tinggal Gubernur VOC. VOC lebih dahulu membagun istana ini setahun sebelum pembangunan Istana Negara di Batavia (Jakarta).

Belgica, Banda Neira, Maluku Tengah via @yugo_ss
Belgica, Banda Neira, Maluku Tengah via @yugo_ss

Untuk bertahan dari serangan musuh, tahun 161, Jenderal VOC Piether Both yang saat itu ditugaskan untuk memonopoli perdagangan di Banda Neira membangun Benteng Belgica sebagai pertahanan. Tidak jauh darinya terdapat Benteng Nassau. Berbeda dengan Benteng Belgicia, benteng ini pertama kali dibagun oleh Portugis tahun 1529.

Cara Pergi ke Banda Neira

Untuk menuju Banda Neira maka Anda dapat menggunakan jalur udara maupun laut. Apabila Anda memilih menggunakan perjalanan udara maka bisa melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta dan transit di Bandara Hasanuddin-Makassar, atau Denpasar-Bali yang transit di Ujung Pandang lalu ke Bandara Pattimura di Ambon.

Setibanya di Ambon maka perjalanan harus dilanjutkan dengan perjalanan udara menggunakan penerbangan perintis yang terbang ke Banda Neira. Penerbangan ini biasanya beroperasi seminggu sekali atau setiap dua minggu.

Selain keindahan alamnya, Bandaneira terkenal dengan buah Pala @myaprika
Selain keindahan alamnya, Bandaneira terkenal dengan buah Pala @myaprika

Alternatif lain Anda dapat menyeberangi Laut Banda dengan feri. Pelni menyediakan kapal feri dua kali seminggu dengan kapal KM Ciremai dari Ambon ke Banda Neira. Pastikan Anda dua kali memeriksa jadwal untuk perubahan yang tak terduga. Apabila Anda menggunakan perjalanan laut dari Surabaya akan memakan waktu enam hari untuk sampai di Banda menggunakan kapal PELNI.

Transportasi Umum di Banda Neira

Luas daratan banda neira ini tidak terlalu luas sehingga bisa mengelilinginya hanya dengan menggunakan becak atau Ojek.

Penginapan Hotel di Banda Neira

    • The Maulana Hotel, Jl. Maulana, Banda Neira, Telp: (0910) 21022
    • Mutiara Guest House, Telp: +62 813 30343377.
    • Vita Guest House, Jl. Pasar, Banda Neira, Telp: +62 819 45090110.
    • Delfika, Jl. Gereja Tua, Banda Neira, Telp: (0910) 21027
    • Pondok Wisata Matahari, Jl. Pasar, Banda Neira, Telp: (0910) 21050
    • Pondok Wisata Flamboyan, Jl. Syahrir, Telp: (0910) 21233
    • Pondok Wisata Florida, Jl. Hatta, Banda Neira, Telp: (0910) 21086
    • Rosmina, Jl. Kujali, Banda Neira, Telp: (0910) 21145

Iklim di Banda Neira

Iklim Bandanaira adalah iklim tropis. Terdapat curah hujan yang signifikan sepanjang tahun di Bandanaira. Suhu di sini rata-rata 27.0 °C. Presipitasi di sini rata-rata 2425 mm.

Bahasa Daerah di Banda Neira

Dialeg Melayu Banda adalah bahasa sehari-hari yang digunakan oleh penduduk Banda Neira.

Objek Wisata di Banda Neira

  • Rumah Pengasingan Bung Hatta, Syahrir st, Iwakusuma Sumantri dan Dr. Cipto Mangunkusumo
  • Benteng Belgica
  • Taman Mini
  • Kampung Pecinan
  • Istana Mini
  • Benteng Nassau

Museum di Bandanaira

Sekitar 25 meter dari pelabuhan terdapat Rumah Budaya Banda Neira. Di museum itu tersimpan berbagai jenis peninggalan jaman kolonial.

Rekomendasi Tempat Makan di Bandanaira

Kalau ingin menikmati khas dan enaknya makanan Banda, bisa datang ke Jalan Pelabuhan saat ada kapal yang bersandar. Sebab, banyak terdapat pedangan makanan serta minuman yang menjajakan jualannya pada saat itu.

Tips Wisata di Bandanaira

  • Disarankan membawa tabir surya, topi dan juga banyak pakaian ganti
  • Pilih musim yang tepat. Biasanya akhir September-awal Desember saat-saat yang nyaman melakukan perjalanan laut ke Banda. Ombak relatif tenang, perjalanan dari Neira ke pulau sekitar seperti Hatta, Run, Neilaka, dan Ay pun memungkinkan. Di luar itu, pulau-pulau yang jauh dari Neira akan tertutup ombak berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Perahu motor sebagai angkutan umum pun jarang jalan.

Perlu Kamu Tahu di Bandanaira

  • Puskesmas Banda, Jl Nusantara. Banda Neira, Maluku.
 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *